BBM Naik, Harga Makanan Minuman Naik 10%

Pemerintah akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp1.500 per liter. Usulan itu sudah disampaikan kepada DPR. Jika disetujui, harga premium dan solar akan naik menjadi Rp6.000 per liter.

Menurut Ketua Komite Tetap Industri Makanan dan Minuman Kadin Indonesia, Thomas Darmawan, kenaikan harga BBM biasanya akan berpengaruh terhadap harga bahan baku dari makanan maupun minuman. Sebab, bahan-bahan tersebut diangkut menggunakan sarana transportasi.

"Ya otomatis, produk makanan dan minuman mau tidak mau akan ikut kenaikan harga BBM," kata dia saat diajak berbicara melalui telepon selulernya di Jakarta, Rabu 7 Maret 2012.

Bahan-bahan baku tersebut, dia menambahkan, antara lain seperti buah-buahan, sayur mayur, dan biji-bijian. Sedangkan produk-produk makanan yang akan meningkat harganya mengikuti harga BBM di antaranya mie instan, kerupuk, tahu goreng, susu bubuk, aneka minuman, serta makanan dalam kemasan.

"Kenaikan harga mungkin berkisar 5-10 persen," ujar mantan Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia tersebut.

Thomas berharap, kenaikan BBM yang ditargetkan Apri mendatang tersebut jangan dibarengi dengan kenaikan tarif dasar listrik. "Kalau TDL juga naik dalam waktu yang bersamaan, bisa memukul industri makanan dan minuman yang termasuk pengguna listrik besar," tuturnya.
BBM Naik, Harga Makanan Minuman Naik 10% BBM Naik, Harga Makanan Minuman Naik 10% Reviewed by chaplin-putra on 11:06 AM Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.